Tugas Utama Mujahid Dakwah dan Syarat Nahi Munkar

Syekh Yusuf Qaradhawi menetapkan empat syarat melakukan amar ma'ruf nahi munkar

Syarat kedua, kemungkaran dilakukan secara terang-terangan atau dapat dilihat berdasarkan bukti-bukti yang jelas dan benar. Hal ini sesuai dengan hadis nabi Saw,

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ

Siapa di antara kamu melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah dengan tangannya, maka jika ia tidak mampu, hendaklah mengubah dengan lisannya, dan jika ia tidak mampu, hendaklah ia mengubah dengan qalbunya, tetapi yang demikian itu adalah selemah-lemahnya iman (HR. Muslim)

Adapun syarat yang ketiga, ialah adanya kemampuan bertindak untuk mengubah kemungkaran. Hal ini juga berdasarkan hadis yang sama. Siapa yang tidak mampu mengubah dengan tangan dan lisannya, maka cukuplah baginya menolak kemungkaran dengan qalbunya. Biasanya yang mempunyai kemampuan ialah penguasa di wilayah kekuasaannya, misalkan suami terhadap istri, ayah terhadap anak-anaknya, ketua sebuah organisasi terhadap anggotanya dan pemerintah terhadap rakyatnya.

Baca juga: Sepuluh Bekal Utama Yang Wajib Dimiliki Mujahid Dakwah

Sedangkan syarat keempat, tidak dikhawatirkan akan menimbulkan kemungkaran yang lebih besar. Misalkan, pencegahan terhadap sebuah kemungkaran menimbulkan fitnah yang dapat memicu pertumpahan darah. Hal ini didukung oleh hadis Nabi Saw,

يَا عَائِشَةُ، لَوْلَا أَنَّ قَوْمَكِ حَدِيثُ عَهْدٍ بِجَاهِلِيَّةٍ، لَأَمَرْتُ بِالْبَيْتِ فَهُدِمَ، فَأَدْخَلْتُ فِيهِ مَا أُخْرِجَ مِنْهُ وَأَلْزَقْتُهُ بِالْأَرْضِ، وَجَعَلْتُ لَهُ بَابَيْنِ : بَابًا شَرْقِيًّا وَبَابًا غَرْبِيًّا، فَبَلَغْتُ بِهِ أَسَاسَ إِبْرَاهِيمَ

“Seandainya bukan karena keberadaan kaummu yang masih lekat dengan jahiliyah, tentu aku sudah perintahkan agar Ka’bah Baitullah dirobohkan lalu aku masukkan ke dalamnya apa yang sudah dikeluarkan darinya dan aku akan jadikan (pintunya yang ada sekarang) rata dengan permukaan tanah, lalu aku buat pintu timur dan pintu barat dengan begitu aku membangunnya di atas pondasi Nabi Ibrahim As. (HR. Bukhari)


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi