Tasyakur Hari Amal Bakti, Puluhan ASN Kemenag Kota Tangerang Ikuti Talqin Dzikir

Jadwal pembinaan amalan TQN dan Manaqib 2022 di Pondok Pesantren Suryalaya

Pertama paradigma materialistik, kedua, sekuler dan ketiga, hedonistik. Sebab ketiga paradigma sesat tersebut akan membentuk karakter manusia yang lemah sehingga mudah melakukan tindakan kejahatan dan kriminal, seperti korupsi dsb.

Selanjutnya paradigma tersebut juga mengantar manusia mengalami berbagai problem kejiwaan seperti mudah stres, gampang cemas, terasing dan kehampaan serta mental yang kacau (mental disorder).

Baca juga: Apakah Rasulullah Saw Pernah Melakukan Talqin Secara Berjamaah

Selain itu karakter orang dengan paradigma tersebut akan mengabaikan keseimbangan diri, alam dan sekitarnya sehingga ada kecenderungan serakah (eksploitatif), merusak diri sendiri dan lingkungannya.

Dewan Pakar LDTQN Pontren Suryalaya itu juga menjelaskan tantangan yang dihadapi umat Islam ke depannya, termasuk yang dihadapi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri dan Swasta ke depannya.

Drs. H. Samsudin, MM., Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang yang juga ikhwan TQN Pontren Suryalaya mengucapkan terima kasih kepada KH. Wahfiudin Sakam atas kebersamaannya dalam acara HAB ke 76 Kemenag Kota Tangerang tersebut. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi