Tanpa Ulama, Manusia Seperti Hewan Ternak
Al Qur'an menekankan bahwa ulama adalah orang yang punya khasyah
Ulama juga merupakan sosok yang menjaga wasiat atau pun tuntunan-Nya. Juga meyakini bahwa ia akan menemui-Nya, serta selalu melakukan muhasabah pada setiap aktivitasnya.
Sekali lagi, bahwa ulama bukan sekadar orang yang banyak ilmunya. Sebagaimana ditegaskan oleh Ibnu Mas’ud ra.
Ilmu itu bukan dengan banyaknya hadits (riwayat, keterangan atau ceramah), akan tetapi ilmu itu dengan banyaknya takut kepada Allah Swt.
Sehingga dikatakan, bahwa ilmu itu adalah cahaya yang Allah jadikan di dalam qalbu seseorang. Karena “khasyah” yang menjadi ciri utama ulama tidak bisa diperoleh dengan banyaknya riwayat yang dia peroleh.
Tetapi perlu digaris bawahi bahwa ilmu yang bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah, serta apa yang datang dari sahabat dan generasi setelahnya yakni para imam (ahli ilmu dan ma’rifat) tidak bisa diperoleh kecuali melalui periwayatan (ilmu yang bersanad). Sehingga yang disebut ilmu itu cahaya maksudnya ialah memahami ilmu dan mengetahui makna-maknanya.
Lalu yang kedua, ulama dan ilmu tidak bisa dipisahkan keduanya lahir dari akar kata yang sama. Singkatnya adalah sosok yang berilmu dan menjadi pelita umat. Ulama dengan ilmu dan ma’rifatnya menjadi cahaya di tengah masyarakat yang gelap.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

