Shafar Dalam Dimensi Sufi

bulan Shafar, ia adalah bagian dari dua belas bulan dalam satu tahun hijriah

Secara bahasa Shafar berarti kosong. Dinamakan demikian karena di bulan tersebut masyarakat kala itu berbondong-bondong keluar mengosongkan daerahnya, baik untuk berperang ataupun menjadi musafir. Mengosongkan daerahnya bisa kita maknai sebagai proses mengosongkan hati dari sifat-sifat jelek. Berperang, kita maknai memerangi hawa nafsu yang selalu menyelinap dalam hati sanubari. Inilah yang dalam tawasuf disebut proses takhalli.

Setiap orang memiliki kecenderungan yang berpotensi membuat kejelekan, kotor jiwa atau rohaninya atau sebaliknya. Allah berfirman.

فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَىٰهَ

Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. (Surat Asy-Syams, ayat 8).

Kotoran jiwa seperti hubb ad-dunya (cinta dunia), panjang angan-angan (thulu al-amal) dan sejenisnya harus dibersihkan karena ia hanya hanya menjadi tabir penghalang bagi manusia untuk lebih mencintai Allah.

Bagaimana cara membersihkan kotoran-kotoran jiwa? Rasul bersabda,

إن لكل شيء صقالة، وصقالة القلوب ذكر الله

Sesungguhnya segala sesuatu itu ada alat pembersihnya, dan alat pembersih hati adalah ddzikrullah.

Bersyukur kita yang telah mendapat talqin dzikir dari guru mursyid TQN Pondok Pesantren Suryalaya, Syekh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin ra. Tugas kita adalah mengamalkan dzikir, baik dzikir jahar maupun dzikir khafi tersebut dengan istiqamah.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi