Seratus Distra Se-Jabodetabek Ikuti Meet and Great DLJLAZ

Mereka tetap berjuang untuk memenuhi kebutuhan di tengah keterbatasan

Selama ini, tambah Dewi, untuk menutupi kebutuhan harian, para distra beralih profesi menjadi tukang kerupuk dan pengamen jalanan. Namun tantangannya tak mudah mereka lewati, banyak yang kena tipu, dipalak preman, keserempet mobil, dan tak sedikit yang malah kecebur got.

Di tengah situasi tersebut, para distra tetap bersyukur, sebab masih ada yang peduli datang dan memberikan bantuan pangan seperti sembako.

Para distra tak ingin mengeluh, mereka tetap berjuang untuk memenuhi kebutuhan di tengah keterbatasan. Mulai dari biaya listrik, sewa rumah kontrakan, gas dan lainnya, tapi tak semua tercukupi. Alhasil, banyak distra yang “dipaksa pindah” karena tidak sanggup lagi membayar uang sewa kontrakan.

Inilah yang membuat DLJLAZ merasa terpanggil untuk mengatasi persoalan ekonomi para distra ini.

Baca juga: Amalkan Tanbih Seratus Penyandang Disabilitas Ikuti Seminar dan Terima Santunan

“Melalui kegiatan Meet and Greet dan kegiatan lainnya di kemudian hari, walau memang belum dapat menuntaskan semua, namun berbuat sekecil apapun sangat berarti buat para distra,” pungkasnya.

Artis Cici Paramida ikut hadir meramaikan acara.

Wakil Talqin Pangersa Abah Anom, KH. Wahfiudin Sakam turut memberikan apresiasi terhadap acara kolaboratif tersebut.

“Selamat bekerja dan berjaya, pengurus dan aktifis DLJLAZ serta semua yang terlibat. Semoga menambah berkah bagi kita semua, dan kemakmuran Masjid,” ujar Ketua Penasihat LDTQN Jakarta tersebut.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi