Selamat Datang Ramadhan

Puasa latih sabar, syukur dan kepedulian; momen Ramadhan perkuat pendidikan keluarga

Dari aspek kognitif, puasa membuat pikiran menjadi tenang dan mudah dikendalikan. Kita lebih mudah berpikir jernih dalam mengambil keputusan karena senantiasa mengingat Allah Swt dan bertafakur atas segala nikmat dan ciptaan-Nya.

Dari aspek afektif, puasa mampu mengendalikan emosi dan hawa nafsu yang selama ini membelenggu. Diri menjadi lebih tenang, sabar, empati serta bersyukur atas nikmat Allah Swt.

Dari aspek psikomotorik, puasa melatih kita meningkatkan amal ibadah, baik ibadah wajib maupun sunnah. Muncul kepekaan terhadap orang yang kurang mampu. Kita lebih tergerak untuk bersedekah dan membantunya secara moral maupun materi.

Prof. Dr. H. Armai Arief, M.A. bersama istri.
Pendidikan Keluarga

Puasa merupakan salah satu sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai agama dalam keluarga. Terlebih lagi dalam suasana #dirumahaja karena Covid-19. Kita memiliki banyak waktu untuk berkumpul bersama.

Hubungan dan komunikasi antar sesama anggota keluarga lebih erat terjalin. Inilah saat yang tepat menanamkan nilai-nilai ruhani keagamaan.

Kita bisa melakukan ibadah berjamaah dari waktu sahur hingga malam hari. Sepanjang hari itu diisi dengan tadarus quran, sedekah, kajian dan kegiatan yang bermanfaat lainnya.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi