Sebuah Program Tidak Lahir Sendirian

Dari gagasan menjadi program: ketika komunitas, media, dan kemitraan bekerja dalam satu arah

Di balik setiap kegiatan komunitas, selalu ada lebih banyak hal daripada yang terlihat dalam dokumentasi. Ada orang-orang yang bekerja, pengetahuan yang dibagikan, pengalaman yang terkumpul, dan hubungan yang terbentuk. Namun, ketika sebuah kegiatan selesai, tidak semua potensi tersebut mendapatkan kesempatan untuk berkembang lebih jauh.

Bagi TQN News, pertanyaan tentang apa yang terjadi setelah sebuah kegiatan berlangsung mulai membuka percakapan yang lebih luas mengenai peran sebuah media di tengah komunitasnya.

Pada awalnya, TQN News hadir untuk menginformasikan kegiatan dan amaliyah ikhwan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya di Jakarta. Informasi mengenai khataman, manaqib, hingga jadwal talqin menjadi bagian dari keseharian publikasinya.

Seiring berkembangnya komunitas, melalui arahan K.H. Wahfiudin Sakam, TQN News mulai memperluas cakupannya menjadi portal pengetahuan tasawuf dan tarekat yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Kanal digital bertambah, konten dakwah berkembang, begitu pula jaringan orang-orang yang terhubung di dalamnya.

Pertumbuhan itu membawa satu kesadaran: TQN News sesungguhnya memiliki lebih dari sekadar media publikasi.

Ada jaringan komunitas, pengetahuan, pengalaman, dan berbagai kegiatan yang selama ini tumbuh di lingkungan TQN. Masing-masing memiliki kekuatan dan karakter sendiri, tetapi belum tentu saling mengenal atau terhubung dalam pengembangan program.

Menurut Nugraha Romadhan, Head of Media & Program Development TQN News, di sinilah peluang untuk memperluas peran media mulai terlihat.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi