Rukun Mandi Yang Sering Terabaikan

Mandi wajib sah jika diniatkan sejak awal basuhan dan air merata ke seluruh tubuh

Dengan demikian, kewajiban menyertakan niat dengan awal bagian yang dibasuh adalah agar bagian tersebut dianggap sah bukan agar niatnya sah karena niat tetap sudah sah meskipun tidak dibersamakan dengan awal bagian yang dibasuh.

Sedangkan rukun mandi yang kedua adalah (meratai tubuh) pada bagian luar atau dzahirnya (dengan air).

Termasuk bagian dzahir tubuh adalah hidung dan ujung jari yang keduanya terbuat dari misal, logam emas. Oleh karena itu, hidung dan ujung jari-jari tersebut wajib dibasuh atau dikenai air sebagai ganti dari bagian yang ada di bawahnya karena jelas ia termasuk bagian dzahir.

Berkaitan dengan ini, betul bahwa rukun mandi wajib adalah membasahi seluruh bagian dzahir yang ada di tubuh. Semua harus terbasahi oleh air.

Baca juga: Hal Yang Haram Dilakukan Bagi Perempuan Yang Haid dan Nifas

“Mau itu dengan cara diguyur atau berendam. Selama bagian tubuh belum terbasahi semua, maka belum tuntas mandi wajibnya dan belum suci dari hadats besarnya,” pungkas mahasiswa pascasarjana Sudan tersebut.

Kendati demikian, ustadz Haririe mengingatkan, karena syaratnya menggunakan air yang mutlak, maka air tidak boleh tercampur dengan apapun. Untuk itulah dipastikan untuk tidak bersabun atau bersampo dulu sampai semua dipastikan terbasahi. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi