Mengapa Ikhwan TQN Harus Menaruh Perhatian Terhadap Zakat dan Wakaf?

KH. Wahfiudin Sakam saat ini sedang melakukan ekspedisi bersama para da’i ke pedalaman Sumatera Utara. Kegiatan itu bertemakan “Merambah Pelosok, Menebar Rahmat ke Pedalaman Negeri”. Kegiatan yang melibatkan 10 da’i itu dilakukan sejak 16 hingga 21 April 2022.

Di sela-sela ekspedisi, Wakil Ketua MUI Pusat Komisi Pendidikan dan Kaderisasi itu menjelaskan pentingnya menunaikan zakat.

“Kami sedang berada dalam perjalanan ekspedisi dakwah ke pedalaman Tapanuli. Saat ini kami sudah berada di kabupaten Dairi. Ada pesan yang ingin saya sampaikan. Mengapa Ikhwan TQN harus menaruh perhatian terhadap penegakan zakat,” ujarnya dalam video yang diterima TQN News.

Jawabnya mudah, karena zakat itu rukun Islam. Zakat itu rukun Islam nomor tiga setelah shalat.

Baca juga: Perbedaan Fungsi Antara Zakat Fitri dan Zakat Mal

Dan guru Mursyid kita Abah Anom selain menekankan syahadatain terutama dzikir tauhid la Ilaha illallah, juga dengan shalat shalat sunnah. Yang ketiga dalam pesan tanbih beliau baik Abah Sepuh maupun Abah Anom, kita ditekankan untuk menaruh kepedulian terhadap orang-orang yang di bawah kita, kaum dhuafa, para faqir miskin.

Menurut Wakil Talqin Pangersa Abah Anom itu instrumen syariah dalam Tanbih itu sudah ada yaitu zakat.

Ada 26 ayat di dalam Al Qur’an yang menggandengkan zakat dengan shalat. Seperti dalam surah Al-Baqarah: 43

وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ

Dan tegakkanlah shalat, tunaikanlah zakat.

Zakat dan wakaf adalah bagian dari Islamic Social Finance (ISF). Kiai Wahfi menerangkan bagaimana perbedaan antara zakat dan wakaf.

Zakat adalah bentuk sedekah atau infak yang serba tertentu. Mulai dari objek zakatnya yang tertentu, nishabnya tertentu, tarifnya tertentu, waktunya tertentu, pemberinya, mustahiknya juga tertentu. Sesuai dengan definisinya ada kata makhshushah (yang tertentu atau yang terkhususkan). Adapun wakaf, kata Dewan Pembina LAZNAS DPF itu adalah jenis sedekah yang jariyah, revolving, yang terus menerus.

Baca juga: Rahasia Mengapa Kita Perlu Berzakat

“Wakaf itu lebih dimaksudkan untuk kegiatan yang sifatnya produktif, yang lebih bersifat sustainable. Kalau zakat itu untuk penanggulangan sesaat, yang sifatnya kuratif atau rekonstruktif,” tambahnya.

Jadi zakat dan wakaf itu tidak bisa dipisahkan. Keduanya bagian dari Islamic Social Finance (ISF). Dan itu berada di rukun Islam posisi nomor tiga sesudah shalat.

Sekali lagi, mengapa Ikhwan TQN harus lebih peduli kepada penunaian zakat? karena zakat adalah shadaqah yang paling minimal, shadaqah yang wajib.

“Yang wajibnya saja harus diurus, apalagi yang maksimalnya shadaqah, apalagi shadaqah yang revolving, yang berupa wakaf itu,” pungkasnya.

Rekomendasi