Memuliakan Manusia dan Pentingnya Bermazhab dalam Islam
Islam memuliakan manusia, menolak teror, ajarkan damai, adil dan saling menyayangi
Islam Memuliakan Manusia
Islam sangat memuliakan manusia. Agama yang dibawa oleh Rasulullah Saw ini sangat tegas menentang aksi kekerasan kepada siapa pun, untuk tujuan apa pun, bahkan atas nama apa dan siapa pun.
Sehingga ketika kekerasan atau aksi terorisme dan ekstrimisme terjadi, tidak bisa aksi tersebut dinisbatkan langsung atau disangkut pautkan dengan agama Islam dan agama-agama lainnya.
Al Qur’an sebagai kitab petunjuk memberi uraian agar jangan pernah memandang enteng jiwa manusia.
“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena mambuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS al-Maidah, 5:32).
Dalam Islam diatur, bahwa sejak sebelum terjadi pembuahan, anak keturunan manusia harus dihasilkan dari pernikahan yang sah. Berbeda dengan makhluk lain ciptaan Allah seperti binatang yang beranak pinak tak mengenal asal usul yang jelas. Dari sini lahirlah larangan perzinaan, karena zina akan mengaburkan garis keturunan. Sehingga satu dari tujuan beragama (maqashidus syariah) ialah demi menjaga keturunan (hifdzun nasab).
Selama kandungan, calon bayi dirawat dan dijaga tumbuh kembangnya. Di Indonesia kita banyak mengenal tradisi penghormatan kepada calon anak manusia tersebut dengan menggelar misalnya 4 bulanan dan 7 bulanan untuk mendoakan janin dan segera setelah kelahirannya, bayi itu disambut dengan adzan dan iqamah.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

