MallSampah Startup Yang Memanfaatkan Jejaring Pengepul Sampah

MallSampah didesain untuk menangkap limbah dari sumber timbulnya. Startup yang punya tagline #ubahjadikebaikan ini menggunakan jejaring pengepul dan pemulung lokal sebagai kunci dari rantai daur ulang di Indonesia.

Teknologi untuk memasyarakatkan daur ulang ini melihat bahwa angka daur ulang nasional masih di bawah 10 %. Padahal puluhan juta ton sampah dihasilkan setiap tahun.

Pemikirannya sederhana, ada 3 juta pengepul dan pemulung yang tersebar di seluruh Indonesia, mereka berjejaring, dan terus berkembang secara tradisional. Jika mereka inilah kunci dari rantai daur ulang, mengapa tidak menggunakan kuncinya dengan baik?

Dengan jejaring pengepul dan pemulung lokal sebagai infrastruktur daur ulang digital, diharapkan bisa membantu Indonesia bebas polusi sampah pada tahun 2025.

Baca juga: Startup Agritech Ini Didirikan Karena Ingin Lebih Bermanfaat

Aplikasi ini mudah digunakan, hanya dengan memfoto sampah daur ulang dan di upload ke Mallsampah, maka kolektor terdekat akan datang menjemput, menimbang dan membayar sampah.

Sampah dikonversi menjadi mata uang digital yang bisa dibelanjakan atau ditukarkan dengan beragam produk menarik. Sampah bisa ditukarkan dengan token listrik, pulsa, PDAM, BPJS dan lainnya.

Startup yang berdiri pada tahun 2015 ini berupaya untuk menghubungkan seluruh stakeholder pengelolaan sampah dan daur ulang dalam satu jejaring teknologi.

Baca juga: Mengenal Octopus Aplikasi Kelola Sampah Yang Bikin Cuan

Mitranya mulai dari pengepul, pemilik gudang sortir atau pelapak, agen (tempat drop off), bank sampah untuk membantu proses pengumpulan atau penjualan kembali sampah daur ulang, hingga gudang akhir untuk menjaga suplai material barang sekaligus akses terhadap jejaring pengepul dalam satu ekosistem. Partner startup ini juga bukan hanya perorangan, tapi perusahaan hingga pemerintah.

Startup ini telah meraih berbagai penghargaan di antaranya The Winner Best Social Impact Startup Category Asian Ricebowl Startup Award, The First Winner IFRC 2107, dan Award Winner Indonesia Green Award (IGA) 2018 Environmental Award.

Rekomendasi