Konsep Wisata Kreatif Tingkatkan Ekonomi. Bagaimana Peluang Wisata Religi?
Wisata bermakna seperti religi dan budaya bisa perpanjang kunjungan wisatawan
Dalam Focus Group Discussion yang diadakan Kementeria Pariwisata di Pontren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten Rabu (14/8) dibahas langkah-langkah mengidentifikasi dan memberikan pemahaman pengelolaan wisata religi dan wisata pedesaan.
Menurut Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya Kemenpar Oneng Setya Harini pengembangan wisata religi memiliki masalah mendasar seperti manajemen pengelolaan kawasan, kemampuan guide dalam menyampaikan storytelling serta mengemasnya dengan prinsip go digital.
Salah satu pelaku wisata religi Nugraha Romadhan mengatakan Indonesia kaya akan destinasi wisata religi seperti pondok pesantren, masjid, makam para wali, situs-situs peninggalan bersejarah. “Jika semua bisa diintegrasikan dengan wisata kuliner, belanja dan budaya menjadi lebih menarik dan memberdayakan ekonomi masyarakat lokal,” terangnya.
Nugraha menyampaikan ada kecenderungan saat ini wisatawan ingin melakukan wisata yang penuh makna, bukan sekedar jalan-jalan. “Alhamdulillah program Rihlah Shufiyah yang kami padukan dengan wisata kuliner, belanja dan budaya selalu diterima masyarakat.” []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

