Kisah Dakwah Habib Husein Luar Batang dan Karamahnya

Habib Husein memiliki perilaku dan sifat-sifat yang lebih dari teman-temannya

Habib Husein menyanggupi bahwa dengan pertolongan Allah, beliau akan mengubah negeri ini menjadi sebuah negeri yang subur, asal dengan syarat mereka mengucapkan dua kalimat syahadat dan menerima Islam sebagai agamanya.

Syarat tersebut juga mereka sanggupi dan berbondong-bondong warga di kota itu belajar agama Islam. Akhirnya mereka diperintahkan untuk membangun sumur dan sebuah kolam.

Setelah pembangunan keduanya dapat diselesaikan, maka dengan kekuasaan Allah turun hujan yang sangat hebat, membasahi seluruh daratan yang tandus. Sejak itu pula tanah yang kering berubah menjadi subur.

Sedangkan warga yang terserang wabah penyakit dapat sembuh dengan cara mandi di kolam tersebut. Demikian kota yang dahulunya mati, kini secara berangsur-angsur kehidupan masyarakatnya menjadi sejahtera.

Hijrah ke Batavia

Tidak lama kemudian, beliau melanjutkan misi hijrahnya menuju wilayah Asia Tenggara, hingga sampai di Pulau Jawa, dan menetap di kota Batavia, sebutan kota Jakarta tempo dulu. Batavia adalah pusat pemerintah Belanda, dan pelabuhannya Sunda Kelapa.

Pada tahun 1736 M datanglah Habib Husein bersama para pedagang dari Gujarat di Pelabuhan Sunda Kelapa. Di sinilah persinggahan terakhir dalam mensyiarkan Islam.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi