Kiai Athorid Siraj, Inti Thariqah Adalah Mursyid
Tanpa Mursyid, dzikir hanya lisan; wushul Allah butuh bimbingan dan shuhbah
Tafsir Ar Razi mengungkapkan, bersamalah kamu dengan as shadiqin hissiyan wa ma’nawiyyan, jadi as shuhbah secara fisik dan secara ruhani.
Terkait dengan shuhbah ini, Wakil Talqin yang diangkat Pangersa Abah Anom pada tahun 2008 ini juga menyampaikan bahwa
Siapa yang baik khidmahnya (kepada Guru Mursyid), berhak baginya memperoleh karamah.
Selain itu, dikatakan bahwa orang yang berguru itu hendaknya seperti mayit di tangan orang yang memandikan. Ini bagian dari as shuhbah. Lalu seperti apa Guru Mursyid yang kita bershuhbah padanya?
Yang membangkitkan kondisi ruhanimu dan ucapannya menunjukkanmu kepada Allah.
Baca juga: Pengamal Tarekat Menghidupkan Sunnah Nabi Saw
Kedua, ribthus syaikh, atau keterkaitan dengan Guru Mursyid setiap saat di mana pun berada. Adapun yang dimaksud Rabhitah kepada Guru ialah,
Terpautnya qalbu dengan guru atas dasar cinta kepadanya.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

