Khalwat Batin Menurut Syekh Abdul Qadir Al Jilani
Tasawuf ialah penyucian qalbu dan mencabut hawa nafsu dari akarnya melalui khalwat
Syekh Abdul Qadir menegaskan bahwa tujuan awal dari tasawuf ialah penyucian qalbu dan mencabut hawa nafsu dari akarnya melalui khalwat, riyadhah (latihan), diam, dan melazimkan dzikir yang disertai dengan iradah, mahabbah, ikhlas, tobat, i’tikad yang sahih sesuai sunnah Nabi serta mengikuti tradisi salafus salih dari kalangan sahabat, dan tabi’in, para masayikh serta ulama.
Khalwat Itu Landasannya Al Qur’an
Khalwat zahir maupun batin yang diterangkan oleh pimpinan para Auliya itu sejatinya mengamalkan apa yang diperintahkan oleh al Qur’an, di mana Allah berfirman:
Dan tinggalkanlah dosa yang terlihat ataupun yang tersembunyi. Sungguh, orang-orang yang mengerjakan (perbuatan) dosa kelak akan diberi balasan sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. (Al An’am: 120).
Banyak sekali teks hadis yang menggambarkan bahwa kerusakan qalbu menyebabkan kerusakan amal, misalnya beliau Saw bersabda:
Hasud menghanguskan kebaikan seperti api menghanguskan kayu. (HR. Ibnu Majah)
Bahkan rusaknya qalbu oleh kesombongan juga bisa mengantarkan seseorang tidak masuk surga, sebagaimana dilukiskan Rasulullah Saw.
Tidak masuk surga, siapa yang ada di qalbunya kesombongan walaupun hanya sebesar atom. (HR. Muslim)
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

