Ketika Nabi Mengkritik Sahabat Yang Ibadahnya Ekstrem

Sebagaimana dialog antara Abdullah bin Amr bin Ash dan Nabi Muhammad Saw

Umat islam dinamai al Qur’an sebagai ummatan washatan atau umat pertengahan. Dan aspek proporsional menjadi esensi dari washatiyah. Agama Islam yang bersifat syumuly atau komprehensif menuntut kita untuk mengenal ajarannya juga secara utuh.

Maka dari sini tokoh agama, ulama, ustadz, da’i serta muballigh punya peran yang sangat strategis dalam mengenalkan ajaran Islam secara holistik dan punya semangat wasathiyah. Sebab beragama bukan hanya soal ibadah ritual, tapi beragama ialah ialah bagaimana cara menjalani kehidupan itu sendiri.

Ini bisa dilihat tatkala Nabi Muhammad Saw mengutus sahabatnya ke daerah tertentu untuk berdakwah atau menyelesaikan urusan. Nabi Saw berpesan: “Berilah kabar gembira, jangan buat orang takut, permudahlah, jangan persulit” (HR. Muslim). []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi