Keistimewaan Malam Nishfu Sya’ban

Sya’ban, bulan penuh berkah; amal diangkat, doa dikabul, dan ampunan dilimpahkan

Keempat, Sya’ban adalah Bulan Al Qur’an

Bulan Syaban ini juga disebut sebagai Syahrul Qurra’ (bulannya para pembaca al Qur’an). Amr bin Qais tatkala masuk bulan Syaban dia tutup tokonya dan mengosongkan waktunya khusus untuk membaca Al Qur’an.

Dalam Lathaiful Ma’arif karya Ibnu Rajab Al Hambali, Hasan bin Sahl berkata: “Wahai Tuhanku, Engkau menjadikanku diantara dua bulan yang agung, maka apa bagian untukku,” kata Bulan Sya’ban. Allah menjawab: “Kujadikan untukmu (bulan) Qiraatul Qur’an (membaca Al Qur’an).” Bahkan, Syekh Ahmad Hijazi rahimahullah menyatakan bahwa kaum salafus shalih menyambut bulan Syaban dengan membaca Al Qur’an.

Syekh Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki berkata, “Siapa yang bersungguh-sungguh melatih diri di bulan Sya’ban, maka dia akan sukses ketika bulan Ramadhan, buah dari pembiasaannya.”

Malam Nishfu Sya’ban

Malam nishfu Sya’ban punya banyak nama sesuai muatan di dalamnya. Malam yang mengandung keberkahan (الليلة المباركة). Lailatul Qismah (ليلة القسمة) yakni malam pembagian rezeki dan taqdir. Pada malam inilah dicatat ajalnya siapa yang akan wafat dari Syaban ke Syaban.

Malam ini bisa menghapus dosa selama setahun, maka dinamainya malam penghapusan Lailatul Takfir (ليلة التكفير). Malam terkabulnya doa Lailatul Ijabah (ليلة الاجابة) dan Lailatul Hayah wa Lailatu I’edil Malaikah (ليلة الحياة وليلة عيد الملائكة) serta nama lain seperti Lailatul Bara’ah atau malam pembebasan dan Lailatul Ghufran atau malam pengampunan.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi