Ke Suryalaya Mencari Kunci Untuk Dekat pada Allah Swt

Orang yang datang ke Manaqib ialah lantaran hidayah Allah Swt. Sepulang manaqib, umur dan rezeki tambah berkah, demikian juga keluarga, anak cucu bertambah berkah, serta lingkungan menjadi berkah. Demikian KH. Athorid Siraj saat menyampaikan Khidmah ilmiah saat Manaqib di Pontren Suryalaya beberapa waktu lalu.

Manaqib, kata Wakil Talqin Pangersa Abah Anom itu, memiliki keutamaan dan rahasia. Di antara sekian banyak dari rahasia manaqib itu tersirat dalam sebuah hadis shahih yang diriwayatkan oleh At Thabrani.

ليبعثن الله أقواما يوم القيامة في وجوههم النور على منابر اللؤلؤ يغبطهم الناس ليسوا بأنبياء
ولا شهداء

Sungguh Allah akan membangkitkan pada hari kiamat suatu kaum yang di wajahnya bercahaya di atas mimbar mutiara, manusia iri kepada mereka karena mereka bukan nabi juga bukan syuhada.

Baca juga: Kiai Athorid Siraj: Inti Thariqah Adalah Mursyid

Nabi kemudian diminta untuk menyebutkan cirinya mereka agar bisa dikenali.

هم المتحابون في الله من قبائل شتى وبلاد شتى يجتمعون على ذكر الله يذكرونه

Mereka itulah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, dari suku dan daerah yang berbeda-beda mereka berkumpul untuk berdzikir kepada Allah.

Dalam manaqib, berkumpul orang dari berbagai daerah yang berbeda untuk berdzikir bersama sebagaimana hadits di atas.

Lalu kita selalu diingatkan oleh Abah Anom agar hanya Allah yang kita tuju. Sebagaimana dalam doa sebelum dzikir, begitu pun saat manaqib.

إلهي أنت مقصودي ورضاك مطلوبي

“Hanya menuju Allah dan mencari Ridha Allah Swt,” ucapnya.

Kalau sudah Ridha, apapun yang diminta akan diberikan. Maka kita senantiasa mendekatkan diri pada-Nya. Pengasuh Ponpes Al Kautsar, Pamekasan Madura itu menyatakan bahwa Allah amat dekat, hanya saja kita terhalang, ibarat dua orang yang dekat namun terhalang kaca.

Baca juga: Kiai Athorid Siraj Beberkan Empat Karamah Murid TQN Saat Manaqib di Suryalaya

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. [Surah Al-Baqarah: 186]

وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنۡ حَبۡلِ ٱلۡوَرِيدِ

dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. [Qaf: 16]

“Nah sekarang ini kan problem. Sama dengan pintu yang dikunci. Akhirnya apa? Di sana dikunci, kemudian di selatan yang dibuka. Berarti harus muter kan. Nah, ini sekarang ke Suryalaya mencari kunci untuk membuka kunci pintu itu. Akhirnya jadi dekat Allah Swt,” ujarnya.

Rekomendasi