Jejak Sufi di Yerusalem

Sebuah kota yang dianggap suci oleh tiga agama Abrahamik yaitu Yahudi

Ia bernama Hazrat Farid ud-Din Ganj Shakar atau dikenal dengan Baba Farid. Ia seorang anggota tarekat Chisti, tarekat beraliran sunni yang banyak tumbuh di India, Pakistan dan Afghanistan. Chisti sendiri diambil dari nama sebuah kota kecil di Pakistan.

Baba Farid menghabiskan hari-harinya di pondok tersebut, ia menyapu lantai batu di sekitar masjid al-Aqsa atau berpuasa dalam kesunyian di dalam tembok kota.

Tidak ada yang tahu persis berapa lama Baba Farid tinggal di kota itu. Tapi lama setelah dia kembali ke Punjab, dan menjadi pemimpin tarekat Chisti di sana, muslim India yang melewati Yerusalem dalam perjalanan haji ke Mekah, selalu salat di tempat dimana dia salat, dan tidur di tempat dia tidur. Pondok kecil itu.

Lebih dari delapan abad kemudian, pondok itu masih ada. Meskipun berdiri di dalam tembok Yerusalem, dan berada di tanah yang paling diperebutkan di dunia, sampai sekarang tempat itu masih milik orang-orang India.

Jejak Sufi di Yerusalem
Muhammad Munir Ansari waktu kecil.

Kepala pondok saat ini adalah Muhammad Munir Ansari yang telah berusia 86 tahun. Ia dibesarkan di sana pada tahun-tahun sebelum Perang Dunia Kedua.

“Semua penghuninya adalah orang India. Saya merasa seolah-olah saya tinggal di India,” katanya kepada BBC.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi