Dzikir Metode Tarbiyah dari Syekh Mursyid
Proses pembelajaran yang diberikan oleh seorang mursyid kepada murid-muridnya
Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah juga menjadikan dzikir sebagai metode dasar untuk tarbiyah/pendidikan bagi para muridnya. Dalam kitab Miftah ash-Shudur. Abah Anom menegaskan,
“Ketahuilah, bahwa tarekat Guru kita ini cukup tarekat dzikir saja, bukan tarekat-tarekat lainnya. Tarekat dzikir ini terdiri dari dzikir dengan lisan dan dzikir dengan qalbu. Dengan dzikir, akan tercapai kemenangan, akan dikabulkan setiap permohonan dan dicukupkan semua yang dikehendaki. Dzikir itu dari Allah dan untuk Allah. Atas kehendak-Nya lah segala sesuatu terjadi.”
Paket-paket dzikir yang diamalkan oleh para ikhwan TQN Suryalaya, sesuai tuntunan Syekh Mursyid, Abah Anom, ada beberapa macam. Ada yang berupa wirid maupun shalat-shalat sunnah. Ada yang diamalkan harian, mingguan, bulanan dan tahunan.
Semuanya itu adalah metode tarbiyah dari Mursyid TQN Suryalaya. Abah Anom, untuk membina, mengasah. membersihkan dan meningkatkan mutu batiniah para ikhwan (murid- murid). Bagi para ikhwan, mengamalkan dzikir-dzikir tersebut adalah sebagai riyadlah ruhiyah, olah ruhani, untuk mencapai tujuan-tujuan yang dimaksud dalam Tasawuf. Maka dari itu, para ikhwan harus memantapkan niat dan bersungguh-sungguh mengamalkannya.
Baca juga: Tarekat Mu’tabarah Mengambil dari Ajaran Rasulullah Saw
Suluk (perjalanan) menuju Allah memang panjang, licin dan berliku. Diperlukan tekad yang bulat, usaha yang keras, bimbingan oleh mursyid yang kâmil mukammil, dan patuh dengan sepenuh hati pada bimbingan-bimbingan mursyid. Niatpun harus selalu lurus dan bersih hanya kepada Allah.
“Wahai Tuhanku, hanya Engkaulah yang aku maksud, hanya ridha-Mu yang aku cari. Anugerahilah aku kemampuan untuk mencintai-Mu dan ma’rifat kepada-Mu. []
Dikutip dari Mengenal Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah oleh Cecep Zakarias El Bilad.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

