Bulan Tiga Serangkai, Rajab, Sya’ban dan Ramadhan
Rajab-Sya’ban persiapan puasa dan amal, sambut Ramadhan dengan berkah & kebaikan
Ada yang sejak beberapa hari atau minggu lalu sudah menghitung mundur jelang kedatangan bulan Ramadhan. Fenomena yang demikian itu amat wajar. Karena bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan yang posisinya berurutan sering kali disebut sebagai bulan tiga serangkai.
Para ulama ‘arifin memang memiliki tradisi menyambut datangnya bulan Ramadhan sejak awal bulan Rajab dan Sya’ban. Artinya siapa yang menyambut Ramadhan pada tanggal 1 Ramadhan bisa dibilang sudah terlambat.
Jika dilihat, bulan Rajab disepakati oleh ulama sebagai salah satu bulan yang dimuliakan. Ia termasuk asyhurul hurum (4 bulan yang terhormat) selain bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram.
Artinya: ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu,” (At Taubah: 36).
Imam At Thabari saat menafsirkan fa la tadzlimu fihinna anfusakum, (jangan menganiaya diri kamu di dalam bulan empat itu), bahwa Allah Swt amat memuliakan keempat bulan tersebut (Rajab salah satunya), Dia jadikan dosa di dalamnya (bulan tersebut) lebih besar, demikian pula dengan amal saleh serta ganjarannya yang juga lebih besar.
Karena perbuatan maksiat di bulan Rajab dosanya dilipatgandakan, begitu pula dengan amal shalih yang dikerjakan. Maka secara otomatis kita sudah mempersiapkan diri dengan menahan diri dari maksiat dan dosa langganan serta melatih diri untuk memperbanyak amal shalih guna memasuki Ramadhan. Bagi yang memiliki hutang puasa Ramadhan tahun lalu, juga bisa segera membayar hutang tersebut di bulan ini.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

