Bukan Benci, Ini Lima Kelebihan Majelis Sufi Menurut Imam Ahmad

Kehati-hatian Imam Ahmad terhadap sufi dan lima keutamaan dari majelis sufi

Sebagai seorang ayah, tentu ia menginginkan anaknya selalu dekat dengan Rasulullah Saw, melalui hadis yang di dalamnya terkandung petunjuk dan tuntutan hidup, serta memiliki landasan dan pegangan yang kuat dalam menjalani kehidupan dan beragama.

Namun demikian, Imam Ahmad memberikan nasihat lanjutannya, yakni agar anaknya berhati-hati terhadap kelompok yang menamakan dirinya sufi.

وإياك ومجالسة هؤلاء الذين سموا أنفسهم صوفية فإنه ربما كان أحدهم جاهلاً بأحكام دينه

dan jauhilah bergaul dengan orang-orang yang menamakan diri mereka kaum sufi. Sebab, boleh jadi salah seorang dari mereka tidak memahami hukum-hukum agamanya.

Peringatan dari Imam Ahmad ini dimaknai sebagai bentuk kewaspadaan seorang ayah kepada anaknya. Beliau hendak memproteksi anaknya dari realitas adanya penyimpangan praktik keagamaan, yang salah satu sebabnya ialah karena tidak memadainya pengetahuan agama atau tidak mengerti menyangkut masalah hukum agama. Karena itu, hal yang perlu digaris bawahi dalam peringatan tersebut ialah frasa jahilan bi ahkami dinihi (bodoh terhadap hukum hukum agama).

Ketidakpahaman agama, kekurangtahuan atau ketidakcukupan ilmu agama berpotensi memunculkan praktik pengamalan agama yang tidak berpijak pada hukum syariat. Dengan demikian, hal tersebut juga menunjukkan keteguhan Imam Ahmad dalam memegang hukum syariat, dan hendak dilestarikan pada anak keturunannya.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi