Tradisi Abah Anom Yang Diharap Hidup Kembali

Salah satu tradisi yang sering dilaksanakan pangersa Abah Anom ialah menggelar tasyakur khatam al Qur’an. Sebagaimana informasi yang didapat dari salah satu putra beliau, H. Baban Ahmad Jihad SB. Ar. Ketua Dewan Pembina LDTQN Pontren Suryalaya pun berharap agar tradisi tersebut dihidupkan kembali.

“Tradisi khatam Quran ini sudah cukup lama tidak dilaksanakan di Suryalaya, padahal tradisi tersebut benar-benar sering dilaksanakan oleh Abah Anom, khususnya bagi cucu-cucunya yang telah khatam al Quran,” tulis Kamaludin Koswara, M. Ag. yang hadir membaca do’a khatam al Qur’an di rumah H. Baban Ahmad Jihad SB. Ar. pada bulan Maret lalu.

Acara tasyakur khatam al Qur’an tersebut diawali dengan tawassul, yang dilanjutkan dengan nadzam khatam Qur’an, disusul dengan pembacaan beberapa surat, yaitu Al-Fatihah, Al-Baqarah ayat 1-5, dan 13 surat terakhir pada juz ke-30, lalu ditutup dengan do’a khatam al Qur’an. Baca juga…

Tradisi tasyakur khatam al Qur’an yang dicontohkan oleh Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin, merupakan amalan yang besar faidahnya. Di antaranya didoakan oleh malaikat.

إِذَا خَتَمَ الرَّجُلُ الْقُرْآنَ بِنَهَارٍ صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ فَرَغَ مِنْهُ لَيْلًا صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ حَتَّى يُصْبِح

Ketika seseorang mengkhatamkan al Qur’an di siang hari, malaikat mendoakannya hingga sore, jika ia menyelesaikannya (khatam) pada malam hari maka malaikat mendoakannya hingga pagi hari (HR. Darimi).

Selain itu, tradisi yang diamalkan oleh guru Mursyid ini juga sejatinya mengikuti tradisi salafusshalih. Misalnya, dalam kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi, disebutkan riwayat dengan sanad yang shahih dari Mujahid, ia berkata: mereka berkumpul ketika khatam al Qur’an. Mereka juga mengatakan: sungguh rahmat turun ketika khatam al Qur’an. Dalam hadis dengan sanad yang shahih juga disebutkan,

كَانَ أَنَسٌ إِذَا خَتَمَ الْقُرْآنَ جَمَعَ وَلَدَهُ وَأَهْلَ بَيْتِهِ فَدَعَا لَهُمْ

Anas bin Malik ra (sahabat nabi Muhammad Saw) ketika khatam al Qur’an mengumpulkan anak dan keluarganya dan berdoa untuk mereka (HR. Darimi).

Bukan hanya itu, ketika khatam al qur’an sangat dianjurkan berdoa karena mustajab dan diamini oleh malaikat. Sebagaimana diriwayatkan dalam Musnad Ad Darimi.

من قرأ القرآن ثم دعا أمن على دعائه أربعة آلاف ملك

Siapa yang telah membaca al Qur’an (khatam) kemudian ia berdoa, maka ada empat ribu malaikat yang mengaminkan doanya (HR. Darimi).

Sedemikian besar keutamaan dzikir dengan al Qur’an serta mengkhatamkannya sehingga dalam kitab Al Adzkar disebutkan variasi bagaimana generasi salaf mengkhatamkan al Qur’an sesuai dengan kemampuannya. Ada yang khatam setiap dua bulan sekali, ada yang sebulan sekali khatam, ada yang sepuluh hari sekali khatam, ada pula yang delapan hari, dan yang paling banyak ialah setiap tujuh hari sekali khatam al Qur’an. Baca juga…

Tradisi mengkhatamkan al Qur’an juga merupakan amalan yang dicintai Allah Swt, sehingga perlu dilestarikan dan menjadi mudah dipahami mengapa pangersa Abah Anom menggelar tasyakur khatam al Qur’an bagi keluarganya.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : قَالَ رَجُلٌ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ ؟ قَالَ : ” الْحَالُّ الْمُرْتَحِلُ “. قَالَ : وَمَا الْحَالُّ الْمُرْتَحِلُ ؟ قَالَ : ” الَّذِي يَضْرِبُ مِنْ أَوَّلِ الْقُرْآنِ إِلَى آخِرِهِ، كُلَّمَا حَلَّ ارْتَحَلَ

Dari Ibnu Abbas ra, beliau mengatakan ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah Saw, “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Al hal wal murtahil.” Orang ini bertanya lagi, “Apa itu al hal wal murtahil, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yaitu yang membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir, setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal.” (HR. Tirmidzi).

#abahanom #ldtqn #quran

Rekomendasi
Komentar
Loading...