Shalawat Bani Hasyim, Antara Karamah Abah Sepuh dan Khasiatnya

Shalawat Bani Hasyim amalan Abah Sepuh, kuatkan doa, karamah dan kesembuhan

Spontan, seluruh rombongan membubarkan diri dari barisan jama’ah shalat maghrib begitu mendengar imam membacakan hal itu, kecuali Abah Sepuh. Kemudian seorang demi seorang dari mereka kembali lagi ke Cirebon.

Lain halnya dengan Abah Sepuh, begitu selesai shalat, imam menoleh kepada Abah Sepuh yang tinggal seorang diri. Selanjutnya imam berkata sambil tersenyum, ‘Oh memang koyo ngono angger wong nganggo otak. Sampeyan Insya Allah berhasil.’ (Begitulah orang yang menggunakan otak, memakai metode).

Kenapa Abah Sepuh tetap bermakmum? Sebab, Beliau cerdas dan mengetahui sekalipun imam mengucapkan seperti itu, shalat tetap sah sebab ucapan tersebut dilakukan di luar shalat.

Sesampainya di Bangkalan (hanya seorang diri) langsung diijazahi shalawat Bani Hasyim oleh Syekh Kholil Bangkalan (Madura). Saat pulang, Beliau (Abah Sepuh) diantar ke tepi pantai dan disediakan perahu yang hanya muat untuk seorang diri. Beliau mencari-cari pendayung tetapi tidak menemukan bahkan dayungnya pun tidak pula ditemukan.

Akhirnya dengan penuh keyakinan, Beliau niat membaca shalawat Bani Hasyim. Subhanallah, tiba-tiba perahu bergetar dan mulai bergerak-gerak saat mulai dibaca, “Allahuma…, dst.” Ibarat perahu boat dinyalakan mesinnya kalau zaman sekarang. Abah Sepuh berfikir, pastilah shalawat Bani Hasyim dayungnya.

Begitu selesai pembacaan shalawat Bani Hasyim, tiba-tiba perahu melesat ke arah barat hingga sampai ke Cirebon. Di pantai Cirebon, Mama Guru Agung menyambut murid terbaiknya yang telah berhasil menjalankan tugasnya.”


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi