Rahmat Kemerdekaan

Perjuangan kita sebagai bangsa untuk merdeka sungguh perjuangan yang sangat lama

Hal ini terbukti berhasil dikembangkan oleh walisongo, dalam dakwahnya. Mereka banyak mengislamkan orang kafir disaat ada kelompok yang mudah mengkafirkan orang Islam. Berbeda dengan Islam yang dianut kalangan radikal/fundamentalis Islam, yang tidak akomodatif dengan budaya lokal.

Menurut mereka budaya lokal harus mengikuti secara hitam putih dengan budaya Islam/Arab. Padahal Arabisme tidak selalu identik dengan islamisme. Perlu dibedakan mana nilai-nilai islam yang universal dan mana nilai lokal pengaruh budaya arab?

Yang bersifat lokal tentunya tidak perlu diikuti secara universal oleh umat Islam Indonesia. Karena Indonesia kaya dengan potensi budaya lokal sebagai identitas orang Islam Indonesia dimata dunia Islam.

Selanjutnya tugas besar kita bersama sebagai anak bangsa adalah bagaimana mengisi kemerdekaan bangsa agar senantiasa sesuai dengan latar belakang sejarah kemerdekaan Indonesia, yang diwarnai semangat nilai-nilai religiusitas dan kebersaman, agar pembangunan bisa mensejahterakan anak-anak bangsa secara lahir dan batin dan mendapatkan ridha dan rahmat dari-Nya.

“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan): ‘Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun’.” (QS Saba: 15).

Tantangan paling berat saat ini bagi bangsa kita adalah bagaimana keluar dari belenggu kemiskinan,kebodohan dan keterbelakangan. Kemiskinan kata Saidina Ali akan membuat orang cenderung menjadi kufur. Setelah terbebas dari penjajahan secara fisik. Saat ini bangsa kita secara tidak langsung sedang dijajah dari segi ekonomi oleh kekuatan asing (kapitalisme) dengan global marketnya, yang bisa membuat bangsa ini menjadi tamu dinegerinya sendiri. Ini perjuangan aktual kita, agar bisa “berdaulat” secara ekonomi, untuk mensejahterakan masyarakat.

Hal ini bisa terwujud, bila kita mampu bersaing, tercipta banyak lapangan kerja dan SDM yang memadai. Disisi lain praktik korupsi yang masih terjadi diberbagai sektor kehidupan harus diberantas. Karena kalau dibiarkan akan menggerogoti keuangan negara. Para koruptor adalah pengkhianat dan musuh kita bersama, yang harus di hukum berat. Sebagaimana dulu para pejuang bangsa bisa bersama-sama memusuhi dan mengusir penjajah. Dirgahayu RI ke-70. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi