Ia (Iblis) berkata, “Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya, (Al Hijr: 39).
Itu dilakukan setan agar kelak ia mendapat teman di neraka. Bahkan ia dengan gigih dan sabar selalu mempersiapkan langkah-langkah dengan tahapannya.
“Sungguh, setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, karena sesungguhnya setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (Fathir: 6)
Baca juga: 7 Manfaat Mengenali Diri Lebih Baik
Berkolusi
Secara tegas al Qur’an menyatakan, “Dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan.” (Al An’am: 112).
Tidak dijelaskan bagaimana bentuk kerja sama itu. Boleh jadi setan merayu manusia, lalu manusia menyambutnya. Bisa juga sebaliknya, nafsu buruk manusia menginginkan sesuatu, lalu ia berhubungan dengan setan dan ketika itu gayung bersambut sehingga terjalin kerja sama antar keduanya. Setan bisa berkolusi dengan hawa nafsu manusia.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

