Pengobatan Jiwa, Kebutuhan Manusia Yang Tidak Banyak Disadari

Al Qur'an di banyak tempat disebutkan memiliki fungsi transformasi

Ilmu tasawuf fokus pada penyembuhan penyakit jiwa yang menghambat seseorang untuk berakhlak dengan baik. Syekh Abdullah Al Ghumari juga menuturkan,

أن التصوف هو العلم الذي تكفل بالبحث عن علل النفوس وأدوائها وبيان علاجها ودوائها لتصل إلى مرتبة الكمال والفلاح وتدخل في ضمن قوله تعالى: «قد أفلح من زگاها»، [الشمش: 9]

Tasawuf adalah ilmu yang bertugas untuk mencari cacat dan penyakit-penyakit jiwa serta menjelaskan penyembuhan dan obatnya agar sampai pada tingkatan kesempurnaan dan kemenangan sehingga masuk dalam firman Allah Swt.

قَدۡ أَفۡلَحَ مَن زَكَّىٰهَا

Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu). [Surah Ash-Shams: 9]

Baca juga: Keistimewaan Guru Mursyid Bagi Murid-muridnya

Penyembuhan diri atau jiwa dari aneka penyakit adalah kebutuhan yang tidak semua orang menyadarinya.

ولا شك أن علاج النفس من أمراضها وأدرانها أمر يوجبه الشرع القويم ويستحسنه العقل السليم، ولولا ذلك لما كان هناك فرق بين الإنسان والحيوان

Tidak diragukan lagi bahwa penyembuhan atau pengobatan jiwa (diri) dari aneka penyakit dan kotoran adalah suatu hal yang diwajibkan syariat yang lurus dan sesuai dengan akal sehat. Jika tidak demikian, maka tiada lagi beda antara manusia dan hewan.

Al Qur’an disebut juga sebagai Asy Syifa yang artinya penyembuh. Karena manusia sangat berpotensi sakit baik secara lahir maupun batin. Karenanya keseimbangan untuk melihat diri manusia secara utuh baik unsur lahirnya maupun jiwanya jadi niscaya. Sebagaimana tubuh fisik yang bisa sakit karena penggunaannya yang berlebih atau karena faktor eksternal yang datang seperti kuman atau virus, diri manusia juga punya unsur rohani yang pusatnya di qalbu harus senantiasa disucikan. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi