“Penglihatan” Syekh Tolhah: Godebag Tempat Terbaik Kembangan TQN
Kisah Syekh Mubarok pindah dari Tundagan ke Godebag demi dakwah dan masa depan TQN
Untuk membesarkan dan menambah keyakinan hati muridnya, Syekh Tolhah yang sudah tua itu datang berkunjung ke Suryalaya sekitar tahun 1908 atau 1909. Beliau bersedia tinggal beberapa waktu lamanya di sana.
Syekh Tolhah yakin bahwa Godebag adalah tempat yang terbaik bagi perkembangan TQN di masa yang akan datang.
Pada masa itu Syekh Tolhah mengajak murid kesayangannya yang sudah ditetapkan sebagai penerusnya untuk “melihat masa depan” Suryalaya. Dalam “pandangannya” mereka melihat di kemudian hari Suryalaya akan sangat ramai dikunjungi orang-orang yang datang dari berbagai daerah, jauh maupun dekat.

Suryalaya akan banyak dikunjungi oleh berbagai orang dari berbagai latar belakang, termasuk para pemimpin pemerintahan. Jumlah mereka banyak dan tidak ada putus-putusnya. Akan berdiri masjid dan gedung yang bagus-bagus dalam jumlah yang banyak di lingkungan pesantren. Di malam hari akan terang benderang dan suara orang berdzikir terus menggema setiap waktu.
Baca juga: Orang Yang di Benci Allah Menurut Syekh Abdul Qadir Jaelani
“Penglihatan” para mursyid TQN tidak meleset. Hanya, waktu itu “penglihatan” yang demikian merupakan rahasia bagi almarhum Syekh Tolhah dan Syekh Mubarok yang pantang diceritakan kepada siapapun sesuai dengan ketentuan dalam TQN.
Setelah kunjungan bersejarah dan penuh karamah dari Syekh Tolhah, Pesantren Godebag secara bertahap mulai terhindar dari berbagai gangguan dan hambatan yang tergolong berat. []
(Diambil dari buku Menelusuri Perjalanan Sejarah Pondok Pesantren Suryalaya, yang disusun oleh R.H. Unang Sunardjo SH).
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

