Orang Jakarta Kudu Tahu Kisah Haji MakSa!

Tahun 1972, aktivis PII dan HMI ini diajak talqin dzikir ke Pangersa Abah oleh ayahnya. Sejak saat itu ia gandrung dan dakwahkan TQN Pontren Suryalaya di Jakarta. Banyak kisah dan pengalaman bersama Pangersa Abah.

Suatu saat Pangersa Abah mengirim surat kepadanya. Sejak surat ini ia pun dipanggil haji. Apa isi suratnya? Selengkapnya di #KisahBerTQN

Rekomendasi
Komentar
Loading...