Nasihat Pangersa Abah Untuk Ikhwan-Akhwat
Kebahagiaan sejati hadir saat hati damai dengan dzikir, bukan dari harta atau jabatan
“Saya datang ke Suryalaya ingin belajar kepada Abah Anom, bagaimana caranya agar saya dapat menemukan kebahagiaan yang sejati?”
Lalu Pangersa Abah menyampaikan kebahagiaan sejati hanya bisa diraih ketika seseorang hatinya sudah merasa tentram dan damai. Untuk mencapai ketentraman caranya dengan memperbanyak dzikir (ingat) kepada Allah.
…Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah qalbu menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra’d Ayat 28).
Saya juga masih ingat ketika Indonesia mengalami krisis moneter di akhir era kekuasaan Presiden Soeharto. Pangersa Abah dengan kondisi yang sudah sepuh, duduk di kursi roda menyempatkan diri ke masjid untuk menyampaikan kuliah shubuh.
Baca juga: Cara Memantapkan Tauhid
Pangersa Abah tidak menyampaikan ceramah yang panjang lebar. Sambil meneteskan air mata, dengan suara yang sedikit terbata-bata, beliau menyampaikan satu ayat.
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

