Menyia-nyiakan Waktu Lebih Berbahaya dari Kematian
Menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya dari kematian, kata Ibnul Qayyim
Begitu berharganya waktu bagi manusia, Allah Swt bersumpah dengan atas nama waktu dalam Al-Quran. Ini menunjukkan makhluk tersebut memiliki keistimewaan.
Allah bersumpah dengan waktu dalam Al-Quran dalam beberapa ayat. Misalnya “wal-ashri” (demi masa), “wad-dhuha” (demi waktu dhuha), “wal-lail” (demi waktu malam) dan lainnya.
Baca juga: Kiai Sandisi Jangan Mengulur-ulur Waktu Untuk Tobat
Waktu harus dipergunakan sebaik mungkin untuk hal-hal yang bermanfaat. Semua orang sepakat bahwa waktu itu berharga.
Misalnya orang barat mengatakan “time is money”. Pepatah Arab juga menyebutkan waktu itu penting:
“Waktu adalah nafas yang tidak mungkin akan kembali.”
Dengan mengingat waktu yang begitu singkat di dunia, manusia akan berbuat hal yang baik sebagai bekal nanti di akhirat dan mengingat Allah di setiap denyut jantungnya. []
Penulis: Nyanyang D Rahmat, SH. (Alumni IAILM Suryalaya, Fakultas Syariah, Prodi HES)
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

