Membuka Ruang, Menjaga Akar

Literasi, keterbukaan dan regenerasi dalam perjalanan sebuah komunitas spiritual menghadapi perubahan zaman

Regenerasi, dengan demikian, bukan semata-mata persoalan siapa yang akan meneruskan kepemimpinan atau menjalankan organisasi. Lebih jauh, regenerasi adalah tentang pengetahuan, kapasitas, dan karakter seperti apa yang disiapkan agar generasi berikutnya mampu melanjutkan perjalanan komunitas.

Ruang Rona masih berada pada langkah awal. Satu kelas menulis tentu belum cukup untuk menyimpulkan bahwa proses regenerasi telah berjalan atau dampaknya sudah terbentuk. Namun, pertemuan pertama ini memberikan satu bukti kemungkinan: orang-orang dari generasi dan latar belakang berbeda dapat dipertemukan dalam ruang belajar yang terbuka.

Kemungkinan itu layak dirawat dan dikembangkan. Bukan dengan meninggalkan akar yang telah membentuk komunitas, melainkan dengan memberi ruang agar nilai-nilai tersebut dapat terus hidup dalam konteks kehidupan yang baru.

Sebuah komunitas tidak cukup hanya mewariskan nilai kepada generasi berikutnya. Ia juga perlu mempersiapkan ruang, pengetahuan, dan kemampuan agar generasi tersebut dapat memahami nilai itu, mengembangkannya, serta membawanya ke dalam kehidupan yang terus berubah. []

Akar memberi arah. Ruang memberi kesempatan untuk bertumbuh.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi