Kenali 7 Keutamaan Wakaf Yang Keren Ini

Wakaf telah jadi bagian dari ajaran Islam yang penting untuk ditonjolkan saat ini. Mengapa demikian? Alasannya sederhana, karena potensinya yang besar bisa sangat bermanfaat bagi kemajuan umat Islam sekaligus bangsa Indonesia pada umumnya.

Saat kita bicara tentang bangsa Indonesia pasti konteksnya tidak bisa dipisahkan dari umat Islam. Karena secara jumlah, umat Islam menjadi bagian mayoritas di dalamnya.

Kalau umat Islam maju, bangsa Indonesia pasti maju. Kalau ketimpangan sosial dan ekonomi terjadi di negeri ini, maka bisa dipastikan umat Islam sebagian besarnya ikut mengalami dan merasakan ketimpangan itu.

Kembali pada wakaf, umat Islam khususnya perlu meningkatkan literasi wakaf. Literasi yang baik menyangkut wakaf, akan menumbuhkan kesadaran berwakaf sekaligus mengelola bagaimana wakaf menjadi instrumen ekonomi sosial Islam yang menjadi solusi untuk mengatasi ketimpangan di Indonesia.

Sebagaimana sila kelima, bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus betul betul diwujudkan. Karena sila tersebut senafas dengan ajaran Islam yang menghendaki adanya keadilan sosial.

Sehingga wajar jika presiden RI Joko Widodo yang juga sebagai Ketua Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) pada 25 Januari 2021 lalu meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang.

Namun sebelumnya, agar semangat kita berwakaf lebih meningkat dan muncul dorongan untuk ikut menyebarluaskan manfaatnya. Yuk ketahui terlebih dahulu apa keutamaan dari wakaf.

1. Mendekatkan diri pada Allah Swt
Wakaf adalah salah satu bentuk ibadah maliyah atau ibadah yang terkait dengan harta benda. Selama dilakukan dengan tulus, wakaf bisa jadi jalan untuk mendekatkan diri pada-Nya. Selain itu, orang berwakaf berpotensi untuk mendapatkan ganjaran kebaikan yang berlipat ganda.

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.” (Qs Al-Baqarah 261). (Foto: FreePik)

2. Menambah Kesadaran Diri dan Mendidik Jiwa Sosial
Harta benda bukan hanya untuk disimpan dan dibelanjakan secara konsumtif. Dengan berwakaf Anda akan semakin menyadari bahwa harta benda bukan hanya bisa bermanfaat dalam jangka waktu yang lama di dunia tapi juga akan menjadi amal jariyah Anda di akhirat nanti.

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak boleh serakah, pelit apalagi abai dengan situasi dan kondisi lingkungan dan orang lain di sekitarnya. Wakaf membantu Anda untuk melatih kepekaan dan memupuk jiwa sosial sekaligus berkontribusi bagi kemaslahatan dan kemajuan masyarakat. (Foto: FreePik)

3. Memelihara Kedamaian
Sekian banyak permusuhan, perselisihan, kerusuhan hingga lahir aksi terorisme karena faktor kesenjangan sosial, pemahaman agama yang keliru, fasilitas kesehatan yang buruk dan tidak terjangkau, pendidikan yang rendah, lapangan kerja yang minim hingga kemiskinan secara sistemik dan lain sebagainya.

Maka wakaf hadir untuk membangun masyarakat. Baik itu dari aspek keagamaan, pendidikan, kesehatan, dan ekonominya. Wakaf menjadi alat untuk mewujudkan kesejahteraan umat secara berkesinambungan. (Foto: FreePik)

4. Mempererat Persaudaraan dan Menjaga Keharmonisan
Wakaf didayagunakan untuk kepentingan umum seperti beasiswa pendidikan, sarana pendidikan dan fasilitas kesehatan publik. Hal ini tentu akan menumbuhkan rasa persaudaraan. Adanya kepedulian di tengah masyarakat akan merawat keharmonisan. (Foto: FreePik)
5. Membangun Ketahanan Nasional
Berwakaf juga berarti bersinergi untuk membangun ketahanan nasional. Bagaimana wakaf dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan, pendidikan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara merata serta menjaga lingkungan. Dengan kata lain wakaf bisa disinergikan dengan tujuan pembangunan nasional dan pembangunan yang berkelanjutan. (Foto: FreePik)
6. Manfaat dan Pahalanya Bisa Terus Menerus
Harta benda yang diwakafkan secara prinsipnya tidak boleh dijual, dihibahkan atau diwariskan. Harta benda wakaf harus tetap terpelihara secara utuh, tidak boleh hilang dan rusak.

Karena manfaat wakaf sifatnya revolving dan terus menerus, sehingga secara otomatis yang berwakaf pahala akan terus mengalir sekalipun ia sudah wafat.
“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (hal), yaitu: sedekah jariyah (yaitu wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya” (HR Muslim).

Sedekah jariyah di sini maksudnya wakaf yang ganjaran pahalanya mengalir terus-menerus. (Foto: FreePik)

7. Manfaat Wakaf Lintas Generasi dan Berkembang Sangat Luas
Manfaat harta benda wakaf bisa disalurkan dalam berbagai bidang. Mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, dakwah, lingkungan dan sebagainya. Sebut saja membiayai lembaga sosial keagamaan, lembaga dakwah, lembaga riset, tempat kursus, rumah sakit, sekolah, pesantren dan lain sebagainya.

Karena wakaf yang disalurkan bukan benda pokoknya melainkan manfaat dari manfaat harta benda wakaf. Maka daya jangkau manfaatnya lintas generasi. Artinya, wakaf hari ini tapi buahnya bisa terus tumbuh lebih besar untuk digunakan untuk membangun potensi dan kesejahteraan umat, menghidupkan dakwah Islam serta membangun peradaban sepanjang zaman. (Foto: FreePik)

Rekomendasi