Ini yang Dibahas Kiai Athorid Siraj Saat Manaqib Syawal 1440 H di Suryalaya
Qalbu yang telah dibimbing oleh guru mursyid Insya Allah akan betah di masjid
Syekh Alwi al Hadad mengatakan, “seorang wali yang sudah wafat lebih memperhatikan muridnya ketimbang masa hidupnya. Karena saat masa hidupnya ia masih sibuk dengan amaliyahnya sendiri.
Dengan menghadiri manaqib kita dapat berziarah kepada Abah, berziarah kepada Syekh Abdul Qadir al-Jailani (qs) sekaligus menjadi tamu Allah SWT.
Kita juga sedang dilatih menjadi orang mati. Banyak yang pergi manaqib meninggalkan rumah, harta, pekerjaan, pondok, rekan, keluarga. Itulah belajar mati, meninggalkan semuanya.
Banyak ikhwan dan akhwat yang tidur di teras masjid, dingin. Itu semua karena mahabbah kepada guru mursyid.

Kita juga bersyukur atas barakah yang terlimpah. Barakah adalah bertambahnya kebaikan. Pulang dari manaqib Insya Allah dapat barakah, sehingga hidup bertambah kebaikannya. Kesehatan, rezeki, ilmu selalu bertambah keberkahannya.
Karamah ada yang bersifat fisik dan batin (ruhani). Karamah fisik tidak hanya bisa diperoleh oleh ahli dzikir, ahli hikmah juga bisa. Sedangkan karamah batin hanya melalui ahli dzikir. Bisa hadir manaqib, istiqamah dzikir dan bangun malam itu adalah karamah dari Pangersa Abah Anom.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

