Hukum dan Fungsi Bertasawuf (2)
Tasawuf adalah ilmu yang mengajarkan cara membersihkan diri dari segala kotoran ruhani
Tasawuf adalah ruh dan jantung Islam yang terus berdenyut. Agama Islam bukan sekedar amalan-amalan lahiriah dan formalistik. Ia juga menyimpan aspek-aspek ruhani yang merupakan kekuatan tersebunyi di balik amalan-amalan lahiriah dan formalistik tersebut.
Kemerosotan kaum Muslimin tidak lain disebabkan mereka telah jauh dari nilai-nilai ruhani agamanya. Mereka telah disibukkan oleh urusan-urusan materi/duniawi. Maka, para ulama dan para sufi pun mulai mengajak mereka untuk bergabung dan belajar bersama kelompok-kelompok dzikir. Hal itu tidak lain agar bisa menyelaraskan antara raga dan jiwa, agar bisa lebih dekat mengenal Allah (ma’rifatullāh), agar bisa memenuhi hati dengan cinta kasih, muraqabah dan dzikir kepada-Nya.
Penelitian dan perenungan panjang yang dilakukan Imam al-Ghazali terhadap ajaran-ajaran tasawuf membawanya pada kesimpulan, bahwa belajar dan menggeluti tasawuf bersama para sufi adalah fardhu ‘ain. Sebab, tidak seorangpun dapat terbebas dari aib atau kesalahan kecuali para nabi. Kaum sufi adalah orang-orang yang teguh dan tekun membersihkan diri dari aib dan kesalahan, sebagaimana yang telah dituntunkan oleh Nabi.
Diperlukan tekad yang bulat, kesabaran dan kesungguhan. Sebab meniti jalan tasawuf sangatlah sulit. Namun, jika itu bisa dilewati, maka kita bisa selamat dari murka Allah. []
(Tamat)
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

