8 Pendekatan Dakwah Untuk Kaum Millennial dan Centennial
Strategi dakwah Gen Y dan Z; praktis, kreatif, otentik, interaktif, serta kolaboratif
Sisi lain, mayoritas penduduk Indonesia dikenal relijius. Bahkan berdasarkan riset, agama masih jadi pertimbangan, tolok ukur serta dianggap penting untuk menjadi tuntunan bagaimana menjalankan kehidupan di berbagai sektor.
Dari sini kemudian, kita bisa berkata bahwa dakwah Islam yang rahmatan lil’alamin, berwawasan kebangsaan serta moderat (wasahatiyah) menemukan urgensinya dan memiliki posisi yang sangat strategis untuk mewarnai Gen-Y dan Gen-Z.
Lalu pendekatan dakwah seperti apa yang cocok untuk dua generasi tersebut?
1. Practicality (Praktis)
Materi atau konten yang disampaikan selain memberikan pemahaman yang utuh, mampu menyuguhkan gagasan atau ide yang terukur alias tidak mengawang-ngawang.
Dan yang lebih penting, konten mesti relate dengan kehidupan mereka serta bisa diaplikasikan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Novelty (Kebaruan)
Generasi ini punya rasa ingin tahu yang tinggi (generasi kepo), sebab informasi sudah jadi konsumsi hariannya. Semua stakeholder dakwah dituntut untuk terus melakukan inovasi atau hal yang bersifat baru.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

