Kemuliaan dan Keutamaan Hari Asyura
Pada hari itu Allah memperbesar ganjaran bagi orang yang taat di dalamnya
Dalam potongan riwayat lainnya dikatakan bahwa siapa yang mandi pada hari Asyura dia tidak menderita suatu penyakit apapun kecuali penyakit mati. Siapa yang memakai celak mata pada hari Asyura dia tidak sakit mata sepanjang tahun itu. Siapa yang menjenguk satu orang sakit, seakan-akan dia menjenguk anak keturunan Nabi Adam as. Siapa yang memberi minum satu tegukan air pada hari Asyura maka seakan-akan dia tidak bermaksiat kepada Allah sekejap mata pun. Siapa yang shalat empat rakaat pada hari Asyura dia membaca pada setiap rakaat al Fatihah dan surah Al Ikhlas 50 kali, Allah mengampuni baginya dosa selama 50 tahun yang lalu dan 50 tahun yang akan datang. Dia juga membangun baginya di mala’il a’la 1000 mimbar dari cahaya. (Fawaid Abi Dzar Abd bin Ahmad Al Harawi)
Dalam hadis riwayat lain dari Abu Hurairah disebutkan bahwa (shalat) empat rakaat dengan dua salam dia membaca Al Fatihah sekali, kemudian Az Zalzalah sekali, Al Kafirun sekali, Al Ikhlas sekali, lalu setelah shalat dia membaca shalawat tujuh puluh kali.
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda: telah diwajibkan bagi Bani Israil berpuasa satu hari dalam satu tahun yakni hari Asyura sepuluh Muharram, maka berpuasalah kalian dan luaskanlah (belanja) pada keluargamu di dalamnya. Siapa yang memperbanyak (nafkah) dari hartanya untuk keluarganya maka Allah akan luaskan baginya (rezeki) sepanjang tahun itu. Siapa yang berpuasa di hari ini baginya kaffarah (penebus dosa) empat puluh tahun, dan tidak lah seorang pun yang menghidupkan malam Asyura dia jadi berpuasa lalu mati tetapi dia tidak menyadari kematiannya. (Al Fawaid Al Majmu’ah, Al Lali’ul Mashnu’ah, Tanzihus Syari’ah)
Baca juga: Besok Puasa Tasu’a, Begini Niatnya
Terkait dengan orang yang meluaskan nafkah untuk keluarganya, Sufyan bin ‘Uyainah berkata: kami telah mencoba hal tersebut (meluaskan nafkah bagi keluarga) sejak lima puluh tahun yang lalu, dan kami tidak melihat melainkan kelapangan/keluasan.
Siapa yang meluaskan (belanja) atas keluarganya pada hari Asyura, maka Allah akan meluaskan baginya sepanjang tahun. (HR. Thabrani dalam Mu’jam Kabir dan Baihaqi dalam Syu’abul Iman)
Dalam hadis Ali ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: siapa yang menghidupkan malam Asyura maka Allah menghidupkannya sesuai dengan apa dikehendakinya.
Demikian sebagian kemuliaan dan keutamaan hari Asyura yang diungkap oleh Sulthanul Auliya dalam karyanya tersebut. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

