Siswa Siswi SMK Plus YSB Suryalaya Antusias Ikuti Training Ibu Bella

Salah satu misi Ibu Bella adalah menumbuh kembangkan kepedulian sosial, kemanusiaan, kewirausahaan dan berbagai aktivitas produktif sebagai wujud pengabdian terhadap agama dan negara.

Demi merealisasikan misi tersebut, Divisi Usaha dan Kemitraan Ibu Bella Pusat (Div. UDK IBP) Pondok Pesantren Suryalaya membuat program untuk melatih anak muda dan Ibu Bella dalam dunia usaha.

Pada Sabtu (09/10) lalu, Div. UDK Ibu Bella telah menggelar Coaching & Training Digital Marketing bersama Zarome Akademi, dan kini pelatihan tersebut dilanjutkan pada Jumat (15/10) di gedung Divisi Sosial IBP Komplek Pontren Suryalaya, Tasikmalaya. Dengan demikian kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sesi I yang dilaksanakan pada pekan lalu.

Pelatihan Digital Marketing sesi II ini diikuti oleh siswa-siswi SMK Plus YSB Suryalaya. Selain itu, alumni siswa SMK Plus YSB Suryalaya (yang tergabung dalam Sekolah Pencetak Wirausaha SMK Plus YSB Suryalaya) juga mengikuti program inkubator bisnis bagi para wirausaha ini.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta diajarkan bagaimana memulai dan memanage sumber daya yang dimiliki untuk konsisten berwirausaha secara online menggunakan digital marketing. Harapannya, ilmu yang didapat melalui pelatihan ini bisa diaplikasikan dalam berbisnis sehingga menghasilkan pundi-pundi rupiah. Baca juga…

Coach Anwar dari Zarome Akademi mengatakan bahwa berjualan juga membutuhkan skill sebagaimana profesi lainnya. Skill itu bisa didapat dari belajar sekaligus praktik langsung di lapangan.

“Antusiasme para millenials yang menjadi peserta Coaching & Training kali ini menjadi sebuah energi dan motivasi bagi kita semua, bersama para coach yang membagikan ilmu dan pengalaman untuk pengembangan diri. Semoga thalabul ilmi (proses belajar) ini memperoleh keberkahan,” tulis Ibu Bella Pusat dalam akun Instagram resminya.

Sebagai informasi, pelatihan yang diselenggarakan Ibu Bella Pusat Ponpes Suryalaya bekerjasama dengan Zarome Akademi ini dilaksanakan selama tiga pekan dalam tiga pertemuan.

Rekomendasi
Komentar
Loading...