Bagaimana Bahagia Tanpa Syarat?

Kebahagiaan hidup seseorang itu bisa dicapai ketika memiliki hal-hal yang bersifat materi?

Tetapi banyak fakta menunjukkan bahwa bahwa orang-orang yang hidupnya bergelimang harta ternyata merasa hidupnya tidak bahagia bahkan tidak sedikit yang bunuh diri seperti yang dialami seorang artis Hollywood terkenal yang ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sebuah hotel mewah karena overdosis minum pil tidur.

Kalau begitu apa sebenarnya yang dapat membuat hidup kita bahagia? Dalam sebuah buku yang ditulis oleh Marci Shimoff bersama Carol Kline yang berjudul Happy for No Reason; 7 Step to Being Happy from the Inside Out (7 Langkah Menuju Bahagia Lahir Batin) menawarkan pendekatan terobosan untuk merasa bahagia, yakni kebahagiaan yang tidak bergantung kepada prestasi, target, uang, jalinan hubungan, atau apa pun yang beragam “di luar sana.”

Berdasarkan penelitian dan pengetahuan terkini dari pakar terkemuka bertaraf dunia dalam bidang psikologi dan neurofisiologi positif, ditambah wawancara dengan 100 orang yang benar-benar bahagia.

Baca juga: Sembilan Golongan Yang Berbahagia Dunia dan Akhirat

Kesimpulan penting dari buku tersebut adalah bahwa untuk meraih kebahagiaan itu kita tidak dipersyaratkan memiliki apa pun yang bersifat materi, kunci kebahagiaan itu adalah ketika batin kita bisa menerima dan menikmati apa pun yang kita miliki. Jadi kebahagiaan itu berbeda dengan kesenangan. Kesenangan itu bersifat temporal dan sesaat, ukurannya materi. Sedangkan kebahagiaan itu bersifat permanen, abadi, hakiki dan tidak ditentukan oleh materi.

Sebagai penutup tulisan ini saya teringat apa yang dikatakan seorang filsuf besar Yunani yaitu Plato, “It is not living that matters, but living rightly” (yang penting bukan sekedar hidup, tapi hiduplah yang benar). Semoga bermanfaat. Terima kasih. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi