Bagaimana Aspek Batin dalam Ber-TQN Suryalaya?

Engkau menuju Allah, meniatkan melakukan sesuatu hanya karena Allah

Adapun beragama secara intrinsik, motif memeluk agamanya sampai ke lubuk hati, bukan untuk mencapai kepentingan pribadi. Mereka selalu berusaha untuk melaksanakan semua ajaran dan perintah agama, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan secara pribadi, ekonomi dan sosial.

Kembali kepada aspek batin bertarekat, yaitu menjadikan Allah sebagai tujuan. Bila sudah tepat tujuannya, maka tinggal mengatur cepat dan lambatnya kendaraan sesuai dengan kondisi kita. Bila lapar, haus atau letih, maka dapat berhenti di rest area untuk menguatkan dan menyegarkan kembali tubuh kita. Namun bila arah atau tujuannya salah, menggunakan tancap gas malah kadang membuat semakin jauh dari tujuan.

Baca juga: Aktivitas Lahir dan Batin Satu Kesatuan

Abah Anom ra memberikan rambu bahwa tarekat itu tujuannya hanya Allah. Bila tujuan kita bergeser menjadi misalkan ingin berpengaruh, memiliki kekayaan, dihormati dan lainnya dikhawatirkan kita bukan mendekat ke Allah, namun malah menjauh dari-Nya.

Tulisan ini bukan untuk mengkritik orang lain, namun sebagai cermin bagi kita. Mari kita ucapkan dan renungkan, “Ilahi anta maqshudi wa ridhaka mathlubi a’thini mahabbataka wa ma’rifataka,” (Ya Allah, Engkau tujuanku dan ridha-Mu yang kucari. Karuniakan kepadaku mahabbah dan makrifat pada-Mu.” Aamiin. Wallahu a’lam. []

Oleh: Rojaya (Ketua Divisi Kajian dan Literasi Tasawuf DPP LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya)


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
______
Rekomendasi